:)

:)
Bismillahirrahmanirrahim..


Alhamdulillah,lama rasanya tidak berkongsi pandangan,pengalaman dan titipan di kebun hikmah ini.
InsyaAllah,dengan izinNya,kita mulakan dengan selawat ke atas Rasulullah s.a.w.
Allahumma solli a'la sayyidina muhammad.




Ketenangan itu suatu nikmat yang sungguh tidak terperi.Ianya nikmat yang terindah buat seorang hamba.Disaat dihujani dugaan,Dia titipkan rasa tenang,rasa damai.Subhanallah.Sungguh indah!
Bila hati resah lantaran nikmat dunia yang kadang-kala tidak diizinkan untuk memiliknya,Dia datang,menyalurkan suatu tenaga yang cukup hebat.Itulah ketenangan.


Bila lihat insan lain mendapat nikmat,hati mula bergoncang.Adakah itu cemburu?Hati rasa panas,membara,mahu sentiasa menang,tidak mahu mengalah,dia sahaja yang betul.Pernah alami hakikat ini?
Jika ya,itulah sifat ammarah,sifat syaitan yang sentiasa mahu memecah belahkan umat Muhammad.


Bagaimana mahu menempisnya?
Caranya adalah kita semakin taqorrub kepada Dia.Dekatkan diri padaNya,sehinggakan pada suatu tahap,kita akan merasakan hanya Dialah hidup ini.Ketenangan bersamaNya tidak sama dengan ketenangan bersama dengan manusia.Ketenangan itu didasari dengan zikrullah.Bukan sekadar bibir yang bergetar,tetapi hati juga bergetar tika menyebut nama Allah.Zikrullah itu tidak akan berkesan jika hanya dilafazkan tetapi tidak dihayati.



Bila hati sudah dimiliki Allah,dambaan cinta terhadap manusia semakin pudar.Bukan menyalahi fitrah,tetapi dia sedar cinta agungnya adalah Allah.Cinta manusia tanpa cinta yang ditunjuki Allah,hanya akan menjauhkan hatinya daripada cinya agung,Allahu Rahman..


Hati yang terang benderang seperti ini dimiliki oleh para 'ariffin, muqarrabin dan shalihin. Hati mereka tampak dan kenal betul sifat-sifat keagungan Allah. Sebab itu mereka dapat benar-benar menghambakan diri kepada Allah Swt. Sebaliknya manusia yang hatinya gelap (buta) tidak melihat dan tidak kenal Allah. Ini juga di firmankan oleh Allah Swt. :
"Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran" (QS. Ar-Raa'd:19)



--------------------------------------------------------------------------------
Kalam pujangga hatiku,Rasulullah s.a.w


“Seorang lelaki pernah datang kepada Rasulullah saw seraya melaporkan kekerasan hatinya, maka beliau menasihatinya: ‘Usaplah kepala anak yatim dan berilah makanan kepada orang miskin’ ” (HR. Ahmad).

 karya seterusnya...


Bismillahirrahmanirrahim...


Dari Abu Ishak, yakni Sa'ad bin Abu Waqqash, yakni Malik bin Uhaib bin AbduManaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka'ab bin Luai al-Qurasyi az-Zuhri r.a., iaitu salah satu dari sepuluh orang yang diberi kesaksian akan memperoleh syurga radhiallahu'anhum, katanya:Rasulullah s.a.w. datang padaku untuk menjengukku pada tahun haji wada' - yaknihaji Rasulullah s.a.w. yang terakhir - kerana kesakitan yangmenimpa diriku, lalu saya berkata: "Ya Rasulullah, sesungguhnya kesakitanku ini telahmencapai sebagaimana keadaan yang Tuan(Rasulullah) ketahui, sedang saya adalah seorang yangberharta dan tiada yang mewarisi hartaku ini melainkan seorang puteriku saja, ,Maka apakah dibenarkan sekiranya saya bersedekah dengan dua pertiga hartaku?" Beliaumenjawab: "Tidak dibenarkan." Saya berkata pula: "Separuh hartaku ya Rasulullah?" Beliaubersabda: "Tidak dibenarkan juga." Saya berkata lagi: "Sepertiga, bagaimana ya Rasulullah?"Beliau lalu bersabda: "Ya, sepertiga boleh dan sepertiga itu sudah banyak atau sudah besarjumlahnya. Sesungguhnya jikalau engkau meninggalkan para ahli warismu dalam keadaankaya-kaya, maka itu adalah lebih baik daripada engkau meninggalkan mereka dalamkeadaan miskin meminta-minta pada orang banyak. Sesungguhnya tiada sesuatu nafkahyang engkau berikan dengan niat untuk mendapatkan keredhaan Allah, melainkan engkaupasti akan diberi pahalanya, sekalipun sesuatu yang engkau berikan untuk makananisterimu." Abu Ishak meneruskan uraiannya: Saya berkata lagi: "Apakah saya ditinggalkan - diMakkah - setelah kepulangan sahabat-sahabatku itu?" Beliau menjawab: "Sesungguhnyaengkau itu tiada ditinggalkan, kemudian engkau melakukan suatu amalan yang engkaumaksudkan untuk mendapatkan keredhaan Allah, malahan bertambahdarjat dan keluhurannya. Barangkali sekalipun engkau ditinggalkan - kerana usia masihpanjang lagi -, tetapi nantinya akan ada beberapa kaum yang dapat memperolehkemanfaatan dari hidupmu itu - yakni sesama kaum Muslimin, baik manfaat duniawiyahatau ukhrawiyah - dan akan ada kaum lain-lainnya yang memperoleh bahaya dengan sebabmasih hidupmu tadi - yakni kaum kafir, sebab menurut riwayat Abu Ishak ini tetap hidupsampai dibebaskannya Iraq dan lain-lainnya, lalu diangkat sebagai gabenor di situ danmenjalankan hak dan keadilan.Ya Allah, sempurnakanlah pahala untuk sahabat-sahabatku dalam hijrah mereka itudan janganlah engkau balikkan mereka pada tumit-tumitnya - yakni menjadi murtad kembalisepeninggalnya nanti.Tetapi yang miskin - rugi - itu ialah Sa'ad bin Khaulah.”Rasulullah s.a.w. merasa sangat kasihan padanya sebab matinya di Makkah.(Muttafaqun 'alaih)


------------------------------------------------------------------------------------------
Kalam pemilik hatiku,


"Dan barang siapa berpaling daripada mengingati-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta." (Surah Taha, ayat 124)
karya seterusnya...


Bismillahirrahmanirrahim..


Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Ada tiga hal, yang jika tiga hal itu ada pada seseorang, maka dia akan berasakan manisnya iman. (Iaitu) Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain keduanya; mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali kerana Allah; benci untuk kembali kepada kekufuran selepas Allah menyelamatkan darinya, seperti bencinya jika dicampakkan ke dalam api.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik ra)



Mengikut Ibrahim al-Khawas , proses pembersihan hati berlaku melalui langkah-langkah berikut :
- Membaca al-Quran dengan merenungkan dan memahami maknanya.
- Qiyamullail .
- banyak beristighfar .
- Berkawan dengan orang yang jujur mencintai Allah dan orang salih.
- Kurangkan makan .
Mencintai Rasulullah SAW yang menyusul selepas mencintai Allah adalah ciri terpenting yang harus dimiliki siapa saja yang ingin berasakan kelazatan iman.
--------------------------------------------------------------------------------------------
Kalam pujangga hatiku,Rasulullah s.a.w

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Tidak beriman salah seorang di antara kalian, sehingga aku lebih dia cintai daripada orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia.”


Bismillahirrahmanirrahim..


Karya seterusnya...Siapa Aku?


--------------------------------------------------------------------------------------------


MENGENAL DIRI SENDIRI
(Ma’rifatul Insan)
SIAPAKAH ANDA SEBENARNYA? Sebuah pertanyaan singkat yang banyak
diremehkan orang. Seseorang akan cenderung menjawab dengan kalimat
singkat sesingkat pertanyaannya. “Saya adalah seorang pekerja, saya adalah
seorang laki-laki, saya adalah ……” dan banyak contoh jawaban yang akan
terlontar dengan nada yang hampir sama yaitu hanya mengungkapkan ciri-ciri
lahiriah saja, ciri-ciri yang tampak oleh mata.
Maksud dari pengenalan diri sendiri sebenarnya mempunyai makna yang dalam
dan luas, mempunyai segi-segi yang perlu dikenali dan direnungkan secara
seksama. Segi-segi atau hal-hal yang harus kita kenali dan direnungkan agar kita
bisa mengenal diri kita adalah :

1. Kedudukan Diri Seseorang Di Hadapan Allah

Sesuai dengan hakikat penciptaan manusia bahwa manusia dilahirkan di
muka bumi ini adalah untuk beribadah,mengabdi kepada Sang Khaliq, Allah
swt. Inilah hal pertama yang harus kita kenal pada diri kita sebab semua kunci
diri manusia, baik buruknya ada di tangan-Nya. Jika Allah memandang baik
seorang hamba maka pandangan sesama makhluk akan baik pula, begitu
pula sebaliknya. Oleh karena itu coba renungkan dan intospeksi diri
bagaimana kedudukan kita di hadapan Allah. Memang hal itu adalah hal gaib,
tapi paling tidak kita bisa merasakan seberapa dekat kita dengan Allah
dengan melihat : Seajauh mana kita telah beribadah ditinjau dari kualitas dan
kuantitasnya, fenomena terkabul tidaknya doa, semangat untuk mendalami
ilmu agama, keikhlasan untuk mengorbankan waktu, tenaga, harta bahkan
nyawa untuk tegaknya dienul Islam.

• Sebaik-baiknya orang di sisi Allah adalah orang yang bertaqwa. (Al
Quran)
• Jika Allah menghendaki kabaikan pada diri seseorang maka Allah akan
memberikan kepahaman terhadap agama. (Al Hadist)

Fitrah yang ada pada diri manusia adalah manusia diciptakan dalam keadaan
suci tanpa membawa dosa keturunan. Dan seharusnya hal itulah yang
seharusnya dipertahankan di hadapan penciptanya yaitu menjaga diri agar
tetap suci dengan tidak mengerjakan dosa dan kemaksiatan dan dengan
selalu memperbaharui tobat kepada Allah swt agar kedudukan di hadapan
Nya tetap mulia, sampai-sampai lebih mulia dari para malaikat, dan jangan
sampai meletakkan diri kita lebih rendah dibanding hewan ternak karena kita
tidak bisa menjaga kesucian fitrah sebagai manusia
.
2. Kedudukan Diri Di Mata Sesama Manusia

Manusia selain sebagai makhluk individu adalah juga sebagai makhluk sosial.
Manusia tak akan bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dia akan selalu
berhubungan dan berkomunikasi dengan masyarakat. Melihat begitu
pentingnya masyarakat atau orang lain maka seorang individu harus bisa
menempatkan diri di dalam masyarakat. Kemulian akhlaq, kepandaian
seseorang menempatkan diri menjadikan dirinya mempunyai harga di mata

orang lain, sehingga seseorang akan dihargai dan dibutuhkan di mata
masyarakat atau minimal tidak mendapat predikat buruk.
• Masyarakat mempunyai hukum tidak tertulis yang terkadang lebih
kejam dari hukum tertulis.
• Kepribadian seseorang dapat diketahui dengan melihat siapa teman
akrabnya.

Oleh karena itu hal-hal di bawah ini harus diperhatikan dalam pengenalan diri
1. Apa hakikat penciptaan jin dan manusia ? (Adz Dzariat : 56)
2. Apa saja kewajiban manusia kepada Penciptanya ?
3. Apakah manusia bisa hidup sendiri ?
4. Apa kewajiban manusia kepada Penciptanya yang berhubungan dengan
sesama manusia ?

-----------------------------------------------------------------------------------------
Kalam pemilik hatiku,

"Dan tidak (dinamakan ) kehidupan dunia melainkan permainan yang sia-sia dan hiburan yang melalaikan"
(surah Al-Ana'm 6;32)




Bismillahirrahmanirrahim..


Alhamdulillah,Allahumma solli a'la sayyidina muhammad...
Setelah sekian lamanya,kebun hikmah ini dibiarkan ketandusan sinar ilmunya,baru hari ni,dibukakan pintu hati untuk update,atas kekangan yang ada kebelakangan ni..


Asif(minta maaf) sangat buat sahabat-sahabat yang singgah sebentar untuk menitip sedikit ilmu disini..
Sepatutnya dai'e ini bersifat istiqomah dalam menyampaikan dakwah....Astaghfirullah..InsyaAllah,bakal diperbaiki etika ini...


Apa-apa pun,alhamdulillah,idea untuk design poster-poster dakwah menjelma semula.Meskipun tidaklah sekemas mana,apa yang penting,kita dapat buat sesuatu untuk Ummah!


Sempena Ramadhan yang Barakah ini,sama-sama kita pertingkatkan kualiti positif dalam diri.Hindari maksiat,banyakkan bertaubat! Itulah muslim super yang hebat!


Selamat menghayati dan memahami maksud disebalik karya-karya yang dihasilkan..


-----------------------------------------------------------------------------------------
Tinta pujangga hatiku,Rasulullah s.aw


Daripada Abu Hurairah r.a,Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud,"Allah berfirman:"Setiap amalan manusia itu untuknya kecuali puasa.Ia untukKu dan Aku yang memberi ganjarannya"

(Riwayat al-BUkhari dan Muslim)
Bismillahirrahmanirrahim...


Sekadar perkongsian buat hati dan sahabat-sahabat yang di redhaiNya ..


Tidak sempurna cintamu,
Bila bibirmu hanya menuturkan kalimah Allah,
tetapi bibirmu lupa untuk berselawat ke atas Rasulullah,
Lupakah kamu,
Sedangkan Allah dan para malaikat turut berselawat ke atasNya?


Janganlah nanti kita kecewa lantaran Rasulullah tidak mengenali kita kerna lupanya kita untuk berselawat ke atasnya..


Allahumma solli a'la sayyidina Muhammad....


Ampunkan dosa-dosa kami,Ya Allah...
Titipkan dalam hati kami cintaMu dan cinta RasulMu...




                                                           -sufiyyimraah-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalam pemilik hatiku,
Siapa saja yang menghendaki kemuliaan, kemuliaan itu seluruhnya kepunyaan Allah.” (QS. Fâthir [35] : 10) 
Bismillahirrahmanirrahim...

Terdapat dalam kisah bahawa seorang lelaki melihat sejenis makhluk yang amat mengerikan . Lalu dia bertanya,”Siapakah engkau?” . Makhluk itu menjawab, “Akulah amalmu yang buruk”. Lelaki itu bertanya,”Apakah caranya agar aku dapat selamat dari engkau?, “Makhluk itu menjawab, “Dengan membaca selawat Nabi S.A.W.”
Rasulullah S.A.W bersabda:
“Selawat kepadaku adalah nur atas titian. Barangsiapa membaca selawat kepadaku pada hari Jumaat lapan puluh kali, maka Allah akan mengampuni dosanya setahun.
Diceritakan bahawa seorang lelaki tidak pernah membaca selawat kepada Nabi S.A.W. Pada suatu malam,dia bermimpi melihat Nabi S.A.W. BAginda tidak menolehnya. Kemudian lelaki itu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau marah padaku?” Rasulullah menjawab, “Tidak,” Lelaki itu bertanya lagi, “Mengapa engkau tidak memandangku?” Kata Rasulullah,”kerana aku tidak kenal kamu. Lalu lelaki itu berkata,”Bagaimana engkau tidak mengenaliku?Aku adalah lelaki umatmu. Padahal para ulama telah menyatakan bahawa engkau lebih mengenali umatmu daripada ayah ibunya.” Rasulullah berkata, “Mereka benar. Aku tidak mengenalimu kerana engkau tidak mengingatiku dengan membaca selawat. Padahal aku kenal dengan umatku itu bergantung kepada bacaan selawat mereka kepadaku.” Kemudian lelaki itu terbangun. Lalu dia mewajibkan dirinya membaca selawat seratus kali sehari. Setelah dia melakukan demikian maka beberapa hari kemudian dia bermimpi melihat RAsulullah S.A.W seraya Rasulullah S.A.W berkata, “Sekarang aku telah kenal engkau.” Iaitu kerana dia cinta kepada Rasulullah S.A.W. Ketika RAsulullah S.A.W mengajak Kaab bin Asyraf berserta sahabatnya masuk Islam, mereka berkata, “ Kami ini sebagai putera-putera Allah tentu kami lebih menyintai Allah. Kemudian Allah berfirman kepada Nabi-Nya:
“Katakanlah:Jika kamu mengasihi Allah,ikutlah aku,nescaya Allah akan mengasihi kamu dan mengampuni dosamu.Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
                                                                                                                      (Q.S. Al-Imran:31)
Tanda menyintai Allah adalah mengikuti  perintah-perintahNYa,mendahulukan taat kepadaNya,mencari redhaNYa.Adapun cinta Allah kepada hambaNya yang mukmin bererti memuji mereka,memberi pahala kepada mereka,mengapuni mereka serta member nikmat kepada mereka dengan rahmat,penjagaan dan taufiqNya.
Barangsiapa mengaku empat hal tanpa bukti empat hal,pengakuannya adalah dusta.Barangsiapa mengaku cinta Syurga,namun tidak taat,jelas dia bohong.Siapa mengaku cinta Nabi S.A.W,namun tidak  menyukai ulama dan fuqara,maka perbuatannya tidak benar. Lalu barangsiapa  mengaku takut akan Neraka,tetapi tidak meninggalkan maksiat,tanda dia dusta dan barangsiapa mengaku cinta kepada Allah S.W.T padahal dia mengeluh ketika ditimpa bala,maka pengakuannya adalah bohong.Sebagaimana Rabi’ah pernah bersyair:


Engkau derhaka.
Tapi mengaku cinta padaNya,
Inilah keanehan zamanku,
Jika benar engkau cinta,
Tentulah mentaatiNya,
Selalu.
Pencinta akan taat pada kekasihnya!

Tanda mahabbah adalah mengikuti yang dicintai dan tidak akan menentangnya.
Diceritakan bahawa ada sekumpulan orang datang kepada Asy Syibli ra. Dia berkata,”Siapa kalian?” Mereka menjawab, “ Kamilah para pencinta tuan.” Dia menghadap kemudian ia melempari mereka dengan batu. Tentu saja mereka lari lintang pukang. Lalu Asy Syibli berkata, “Mengapa engkau lari daripadaku? Jika engkau benar menyintaiku,tentunya tidak lari dari ujianku.” Kemudian Asy Syibli ra berkata, “Ahli amhabbah,mereka telah minum gelas cinta. Maka bumi dan negeri ini kelihatan sempit. Dan mereka sungguh makrifat kepada Allah. MAbuk dalam keagunganNYa. Berlalu lalang dalam kekuasaannya. Mereka sedap bercumbu dan bermunajat kepadaNya.” Setelah itu Asy syibli bersyair:
Kata cinta wahai Tuhanku,
Memabukkan.
Pernah engkau lihat.
Kekasih sejati tidak mabuk kepayang.

Dikatakan bahawa apabila unta sedang mabuk cinta maka dia tidak mahu makan sampai empat puluh hari. Kalau dibebankan dengan barang yang berlipat kali ganda,tetap dia akan bawa. Ketika hati dia asyik mengingat kekasihnya,maka dia tidak suka makan dan tidak merasa berat dimuati barang berlipat ganda. Itu demi cintanya. Jika demi cinta,seekor unta mahu meninggalkan syahwatnya dan sanggup menanggung beban berat,adakah engkau telah meninggalkan syahwatmu yang diharamkan demi Allah?
Diceritakan dari Ali kwj,dia berkata, “ Barangsiapa merindukan Syurga,tentu akan cepat dan suka berbuat kebajikan. Barangsiapa takut kepada Neraka,tentu dia akan tahan nafsunya dari segala keinginan. Dan barangsiapa yakin akan mati,maka tidak begitu selera kepada kelazatan.”
Ibrahim al-Khawwas ra pernah ditanya tentang ‘Mahabbah’. Lalu dia berkata, “Mahabbah adalah menghapuskan segala kehendak,membakar semua sifat dan hajat serta menenggelamkan dari dalam lautan isyarat.
Bismillahirrahmanirrahim


Percayakah engkau.
Bahawa hidup ini ternyata kosong tanpa Dia?


Aku tidak dapat membayangkan.
Sedetik aku tanpa hirupan udara RahmatNya.
Sesaat aku tanpa sentuhan cintaNya
Sekerlip aku tanpa pandangan kasih sayangNya


Bisa mati aku,bila mana Dia melangkah walau sejengkal jauh dariku.
Bisa mati hatiku,di kala Dia menjauhkan pandanganNya dariku.
Bisa berhenti degupan jantungku.andai Dia melupakanku.


Sedih.
kecewa.
Hampa.
Duka.
Luluh.
Jika hal ini terjadi padaku.


Kata-kata tidak mampu merungkai lukisan percintaan ini.
Biarpun segunung emas menyaluti tubuh.
Tetap,ianya tidak setanding kehadiranNya.


Ayuh,kita belajar.
Kita mencari.
Kita mendamba.
Kita memelihara.
CintaNya.


Kau takkan bisa menemui cintaNya,
biarpun engkau mencuba untuk dicintai oleh seluruh makhluk dibumi ini.


Kerna.Dialah pemilik jutaan kecintaan yang tumbuh di bumi gersang yang kau sedang duduki.


-sufiyyimraah-


------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalam pemilik hatiku
"Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.." (QS Ali Imraan : 85) 


Bismillahirrahmanirrahim


Bagaimanakah caranya ingin mengenal diri sendiri?Aku pasti setiap insan memiliki jawapannya yang tersendiri.Tapi pernahkah kamu mendengar bahawa jika kamu ingin mengenal dirimu,kenalilah Tuhanmu.


Bagaimana?
Aku pun masih memahaminya.


Kadang-kala aku menemui diriku.Kadang-kala aku turut kehilangan diriku.
Ternyata memahami diri sendiri itu juga amat sukar.


Namun,apa yang pasti,di saat aku mula menghampiriNya,aku mulai menemukan diriku.
Kapankah teka-teki ini bisa terungkai?


Jangan ditanya pada diriku.Kerna aku turut tidak memiliki jawapannya.
Cuma ku harap,Dia segera mengizinkanku  menemui jawapannya.


-sufiyyimraah-

Baru aku menyadari bahawa cintaku kepada sastera semakin hebat.Kerna disebalik sebuah kata-kata,ku yakin,tersembunyi sebuah perasaan yang menakjubkan.Meskipun aku bukanlah seorang penuntut Sastera.Ya Allah,bantulah aku dalam segala-galanya.


p/s:belajar untuk memahami segala perkara salam pemikiran yang positif.Aku tinggalkan sebuah bait lirik ntuk dihayati liriknya dalam pencarian mengejar cintaNya.



Entah Berapa Kali
kucuba Membohong Hati Ku Ini
hebat Dilanda
rindu Padamu
namun Semua Alasan
rapuh Bagaikan Awan Berarak
yang Memang Tidak Pernah Abadi
dan Terlalu Cepatnya Berlalu
pabila Di Giring Angin
dan Mudah Pula Layu
selepas Ia Melimpahkan
titis-Titis Ehsan

kini Hatiku Sangat Terdesak
untuk Memilikimu
agar Bisa Aku Meneruskan
sisa-Sisa Hidupku Ini
seperti Manusia Yang Punya Kekasih
yang Punya Kekasih

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalam Pemilik Hatiku,
Dan adapun orang yg takut kepada Tuhannya dan ia menahan diri dari hawa nafsu. Maka syurgalah tempat tinggalnya. Qs.an-naziat : 40-41
Bismillahirrahmanirrahim


Jiwaku sering merasakannya
Perasaan itu hadir  dalam setiap hela nafasku
Acapkali  hembusan kerinduan itu menyesakkan dadaku
Puas ku cari penyembuhnya
Namun semakin hari
Semakin sakit desakan hatiku
Adakah sesakit ini titipan perasaan dariNya?



Ku lihat langit yang membiru
Ku dengar titisan hujan
Ku  rasai kehadiran lembutnya sang bayu
Namun,belum dapat ku hilangkan kerinduan ini




Bila cinta itu hadir daripadaNya
Tiada yang bisa mengusirnya
Melainkan Dia
Inginku bersemuka
Namun,jarak  seakan telah memisahkan
Perit hatiku bilakah kan terubat

Uhibbukum ya asdiqoi…



-sufiyyimraah-



Bismillahirrahmanirrahim..

Alhamdulillah,sedikit keberhasilan usaha pada hari ini.
Kadang-kala apabila bibir sukar untuk menjadi medan penyampaian buah fikiran yang difikirkan,pena bisa menjadi penyelamatnya.


Berani Kerana Benar,Takut Kerana Salah

-sufiyyimraah-


-----------------------------------------------------------------------------------------

Tazkirah bersama 



Orang mukmin adalah sosok manusia yang memiliki prinsip hidup yang dipeganginya dengan erat. Ia berkerja sama dengan siapapun dalam kebaikan dan ketakwaan. Namun jika lingkungan sosialnya mengajak kepada kemungkaran, ia akan mengambil jarak bahkan akan “keluar” dari lingkungan itu. Bukan sebaliknya, ikut arus. Seorang mukmin sejati dia akan tetap
istiqomah dan amanah,  meski seluruh lingkungannya tercemah ‘korupsi’. 

Rasulullah melarang  orang Muslim tak tak memiliki pendirian.  “
Saya ikut bersama-sama orang, kalau orang-orang berbuat baik, saya juga berbuat baik, dan kalau orang-orang berbuat jahat sayapun berbuat jahat. Akan tetapi teguhkanlah pendirianmu. Apabila orang-orang berbuat kebajikan, hendaklah engkau juga berbuat kebajikan, dan kalau mereka melakukan kejahatan, hendaknya engkau menjauhi perbuatan jahat itu.” (HR. Turmudzi).

Karenanya, agar hidup kita senantiasa terus dinaungi cahaya Allah dan terus teguh pendirian, maka iman adalah sumber energi yang senantiasa memberikan kekuatan yang tidak ada habis-habisnya. Iman adalah gelora yang mengalirkan inspirasi kepada akal pikiran, maka lahirlah bashirah (mata hati). Sebuah pandangan yang dilandasi oleh kesempurnaan ilmu dan keutuhan keyakinan.




Sebab iman adalah cahaya yang menerangi dan melapangkan jiwa kita, dan melahirkam taqwa. Sikap mental tawadhu(rendah hati), wara‘ (membatasi konsumsi dari yang halal), qona’ah (puas dengan karunia Allah), yaqin (kepercayaan yang penuh atas kehidupan abadi). Iman adalah bekal yang menjalar di seluruh bagian tubuh kita, maka lahirlah harakah. Sebuah gerakan yang terpimpin untuk memenangkan kebenaran atas kebatilan, keadilan atas kezaliman, kekauatan jiwa atas kelemahan. Iman menentramkan perasaan, mempertajam emosi, menguatkan tekat dan menggerakkan raga.*




sumber:http://www.hidayatullah.com/read/15917/17/03/2011/jadilah-mukmin-yang-berpendirian.html


---------------------JADILAH MUKMIN YANG BERPENDIRIAN TETAP-----------------
Bismillahirrahmanirrahim...






Mode right now: I'm in love,deeply in love with You...terima kasih kerana Kau kembalikan roh cinta ini...


Bila hati ini dipenuhi dengan kalam,cinta,sentuhan,rindu dan kasihNya,pasti Dia tidak akan pernah pergi dari keasyikan sebuah cinta.Wahai hamba-hamba yang dicintaiNya,kembalilah kepada fitrahmu.Kembalikanlah hati-hati suci kepada pemiliknya yang abadi..


Jiwa ini malu untuk berbicara soal cinta selagi mana hembusan kerinduan dan kecintaan itu masih belum sepenuhnya menjadi milik Allah dan Rasulullah s.a.w.


-----------------------------------Sesuci Sebuah Cinta-----------------------------------


Ayuh,bersama kita hidupkan nurani dengan MUASAFAT IMANIYYAH..
Inilah antara sifat-sifat seorang hamba yang berjiwa Rabbaniyyah...

  1. Orang yang sentiasa bertaubat
  2. Orang yang abid
  3. Orang yang sentiasa bertahmid memuji Allah s.w.t
  4. Orang yang berpuasa atau berkelana
  5. Orang yang ruku' dan sujud
  6. Orang yang sentiasa menyuruh yang ma'ruf.mencegah yang mungkar
  7. Orang yang sentiasa menghormati batasan-batasan Allah s.w.t


Renungilah kalamNya yang bermaksud,


Kerana itu ingatlah kamu kepadaKu nescaya Aku ingat pula kepadamu dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari nikmatKu


                                                                                 (surah Al-Baqarah :152)


                                       






                                              -sufiyyimraah-
Bismillahirrahmanirrahim...


Orang kata antara nikmat yang paling indah buat seorang isteri mahupun ibu adalah disaat hidangan yang disediakannya dinikmati dengan penuh lazat oleh suami dan anak-anaknya.Seronok bila hidangan yang dibuat habis dimakan oleh ahli keluarga.Sehingga licin pinggan dibuatnya.Meskipun si penulis belum bergelar seorang ibu ataupun isteri,tetapi sedikit sebanyak nikmat itu dirasai di kala saban hari menyediakan santapan buat keluarga tercinta.


Ikan Siakap Masam Manis (untuk hidangan 5 orang)






Bahan-bahan


3 ulas bawang besar
2 ulas bawang putih
sedikit halia
1 batang serai
2/3 botol sos cili thai
1/4 botol sos tomato
minyak masak
seekor ikan siakap
gula
garam
serbuk kunyit


Cara memasak
1.Panaskan minyak.gaul siakap dengan serbuk kunyit dan sedikit garam.Masukkan ikan siakap,biarkan siakap digoreng sehingga warna keemas-emasan.Bila selesai,angkat dan toskan.Letak siakap diatas pinggan yang ingin dihidangkan.
2.Kurangkan minyak gorengan ikan tadi.Kira-kira 1/3 daripada minyak gorengan ikan.Tumis bawang besar,bawah putih dan halia yang telah dimayang.Masukkan sekali serai yang telah diketuk.Tumis sehingga wangi baunya.
3.Masukkan sos tomato dan sos cili.Gaulkan sehingga sebati.Tuangkan sedikit air untuk dijadikan kuah.Biarkan seketika sehingga mendidih.
4.Letakkan garam dan gula secukup rasa.
5.Tuangkan kuah masam manis diatas siakap yang telah dihidangkan di atas pinggan sebentar tadi.
6.Hiaskan hidangan dengan potongan lada hijan yang ditaburkan diatas siakap masak masam manis.


Celery and Carrot Soup






Bahan-bahan


5 Batang daun Celery
1 batang lobak
1 ulas bawang besar
1 ulas bawang putih
1 mangkuk air
sedikit perasa Secukup Rasa 
minyak
garam


Cara memasak


1.Potong daun celery dan lobak mengikut kreativiti masing-masing
2.Panaskan minyak.Tumiskan bawang besar dan bawang putih yang telah dimayang.Tumis sehingga wangi baunya.
3.Masukkan 1 mangkuk air ke dalam periuk.Bubuh garam dan perasa Secukup Rasa mengikut cita rasa masing-masing.Biarkan air mendidih
4.Masukkan hirisan lobak.Biarkan sehingga sedikit empuk.Kemudian masukkan pula daun celery.Biarkan dalam 3 minit.Matikan api.
5.Sup sudah boleh dihidangkan.Taburkan sedikit bawang goreng dan hirisan daun sup.


-----------------------------------------------The End-------------------------------------


Perasa Tambahan.


Untuk menjadikan masakan yang disediakan lebih enak.Antara rahsianya ialah:


1.Membaca bismillah di awal masakan
2.Ikhlas memasak kerana Allah.


Sesungguhnya masakan adalah antara pengikat hati seisi keluarga.Masakan yang dihidangkan Lillahi Taala iaitu bagi memberikan sedikit tenaga buat ahli keluarga untuk terus menjalani kehidupan dan mengabdikan diri dengan menjalani ibadah-ibadah yang diperintahkan olehNya.InsyaAllah akan mendapat ganjaran pahala disisinya.


Pembinaan keluarga yang bahagia adalah bermula di teratak sendiri.Serikanlah keluarga dengan kemanisan bergurau senda,saling memahami,saling bertolak-ansur dan saling mempercayai.Kepenatan bekerja mampu terlerai dengan keceriaan sebuah keluarga.


Bersama Membina Keluarga Bahagia yang Diredhainya.


Cinta kepada Allah
Cinta Rasul
Cinta Ibu Bapa
Cinta kepada Ummah
Cinta kepada Kecermelangan

Mari kita semua cinta lima perkara


-sufiyyimraah-
Bismillahirrahmanirrahim...

Kini,
Hujan mulai mengundur diri,
Mentari pula  menjelmakan diri,
Alangkah indahnya di saat si mawar mulai mekar kembali,
Harumannya cukup memberikan inspirasi,
Terima Kasih wahai Sang Pencinta,Ya Illahi....

-sufiyyimraah-


"Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53)
Bismillahirrahmanirrahim...

Semalam telah mengajar aku,
Sedangkan hari ini sedang mendidikku,
Mungkinkah hari esok bakal mendugaku?
Betapa luasnya langit itu,
Mungkinkah ianya seluas hati ini?
Meskipun ianya tidak sebening mutiara al-Kauthar,
namun cukup mendamaikan.

Jika tiada semalam,
mungkinkah aku mengenal erti hidup?
Jika hari ini tidak menerpaku,
Mungkinkah aku menjadi hamba yang kuat?
Jika tiada hari esok,
Mungkinkah kekhalifahanku teruji?

Berat mataku memandang ujian ini,
Namun,adakah ianya seberat ujian kekasihku?
Aku cuba mengeluh,
Namun keluhanku tidak terluah.
Air mataku cuba untuk gugur,
Namun,ianya menjadi malu.

Berulang kali ujian menerpa,
Berulang kali jualah titisan air mata itu menitis,
Kuatkah aku?
Pemilik hatiku sedang menguji hatiku,
Namun....
Titisan itu tetap mengalir di setiap sendi-sendi ku..

Bilakah hati itu mampu sekuat keinginannya....

-sufiyyimraah-

















Betapa sang perindu itu merindukan saat dahulu,
Ya Muhaimin,
Tetaplah hatinya menjadi milikMu,
Kerinduan pada Nur cintaMu semakin menggamit jiwa,
Izinkanlah sang perindu itu,Ya Muhaimin...