:)

:)

Kenapa Terkadang aku menjadi Alim Terkadang aku menjadi Zalim..?

by 6:01 PM 2 comments
Bismillahirrahmanirrahim...
Selawat dan salam buat junjungan besar Nabi Muhammad s.a.w...
Maaf ya sahabat-sahabat..lama blog ini dibiarkan menyepi,bukan sengaja tetapi kekangan masa dan tenaga,menmbuatkan menyepi sebentar coretan hati ini...Namun,teringat sebentar,kata-kata seorang sahabat.,KITA ADALAH PEMBERI ALASAN YANG KONSISTEN...
Ampunkan aku Ya Allah,andai alasan-alasan yang diberikan sebenarnya perencat bagi perjalanan mendekatkan diri padaMu...


Sahabat,
Ada kalanya,ketika melalui kehidupan  ini,kadang kala kita begitu bersemangat tetapi kadang kala kita tidak begitu hammasah.kadang kala kita begitu aktif tetapi kadangkala kita begitu malas.Kadang kala kita merasa teruja untuk mengamalkan ajaran agama tetapi kadang kala rasa teruja itu hilang entah ke mana..Kdang kala kita ingin menunaikan solat dengan khusyuk tetapi kadang kala kita merasa keberatan,walaupun suara azan telah memanggil-manggil.Kadang kala kita ingat pada neraka sehingga kita berusaha untuk menghindarkan diri dari dosa dan kesalahan.Namun,pada masa yang lain,kita lupa akan neraka sehingga tenggelam dalam dosa dan kesalahan.


Kadangkala mulut kita begitu fasih memberikan nasihat dan kata-kata hikmah tetapi kadang kala kita sendiri yang melanggarnya.Kadang kala kita bangun pada malam hari dan menghabiskannya dengan munajat pada Allah s.w.t,tetapi kadang kala kita lupa menunaikan solat Isyak.Kadang kala kita boleh jadi penyabar tetapi kadang kala kita menjadi pemarah. Dalam perkara tertentu,kita jujur tetapi dalam perkara yang lain,kita buang kejujuran dan kita ambil pembohongan.Kadang kala kita menjadi alim,kadang kala kita menjadi zalim..

Persoalannya,mengapa kita demikian?Apakah yang telah menjadikan kita kadang kala baik,kadang kala buruk?Apakah semua orang mengalaminya sebagaimana kita?Apakah perkara tersebut merupakan kenyataan yang tidak seorang pun manusia yang tidak mengalaminya,termasuk para nabi dan manusia suci?Mungkinkah semua manusia menjadi jahat ataupun sebaliknya...?


Sebenarnya,itulah keadaan iman..
Iman boleh bertambah,juga boleh berkurang...
Begitu indah disaat kita mampu menundukkan nafsu ianya terasa begitu nikmat pabila disaat berjumpa denganNya,bertaqarrub padaNya,merintih padaNya..Merasakan betapa kerdilnya diri.
Namun disaat nafsu mula merajai jiwa,solat yang dahulu dirasakan manisan yang cukup lazat,menjadi tawar...Zikrullah yang membasahi bibir,diganti dengan alunan nyanyian-nyanyian yang mematikan jiwa...Mata,tangan,kaki,lidah seakan-akan lupa ia adalah kurnian dan pinjaman darinya..Satu persatu maksiat mula menjalar disetiap denyutan nadi...Mengapa kita menjadi insan yang sedemikian rupa?



Di dalam Zhahiratu dhuf'ul Iman karya Muhammad Soleh  al-Munajjid,terbitan Darul Wathan,Riyadh,1413 H,
Al Munajjid menyebutkan tanda lemahnya iman seperti berikut:



  • menderhaka dan melakukan dosa
  • merasakan hati menjadi keras dan beku'tidak tekun dalam beribadah
  • malas melakukan amal ibadah serta meremehkannya
  • tidak tersentuh dengan ayat-ayat Al-Quran
  • lalai mengingati Allah sehingga lupa berzikir dan berdoa pada_nya
  • tidak  merasakan amarah jika ada yang ingkar pada perkara yang diharamkan Allah
  • banyak membantah dan berdebat yang jelas menjadikan hati menjadi keras dan kaku
  • menggunakan gaya bahasa dan kata-kata kebiasaan tanpa ada ciri-ciri keimanan sehingga dalam kata-katanya tidak ada sentuhan nas Al-Quran atau sunnah walaupun sedikit
  • terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang tadinya bersaudara
Astaghfirullahala'zim...seandainya segala ciri-ciri ini sedang atau pernah dialami,bersegeralah bertaubat padaNya,perbaharui iman,tingkatkanlah amalan..Hidup ini sementara sahaja,kebahagiaan duniawi tidak memberikan kebahagiaan ukhrawi..Salam renovate hati,renovate iman buat kita semua dalam melangkah kehidupan yang mendatang....


"Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan tentang orang-orang mukmin yang berbuat demikian: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati-hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah iman bereka, dan kepada Rabb mereka itulah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfal [8]: 2) "

sufiyy imra'ah

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

2 comments:

  1. syukran d'ats p'kongsian ini..bersama2 muhasabah dri kmbali...

    ReplyDelete
  2. sama-sama..manusia akan terus dalam kelalaian tanpa peringatan...

    ReplyDelete